Tipe Trading : Day Trading, Swing Trading, dan Position Trading
Edukasi Forex Pelatihan

Tipe Trading : Day Trading, Swing Trading, dan Position Trading

Tipe Trading : Day Trading, Swing Trading, dan Position Trading
tiga jenis tipe trader berdasarkan metode dan kerangka waktu yang paling sering digunakan,
setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut penjelasannya disertai pro dan kontra untuk tiap tipe trading.
perlu diingat bahwa pasar bersifat fraktal dan pola yang sama akan selalu kita temukan dalam aktivitas transaksi dengan penggunaan kerangka waktu yang berbeda. dalam hal ini pembahasan akan dilakukan secara umum dan tiap tipe transaksi memiliki atribut yang sama yaitu :
– frekuensi transaksi perdagangan
– durasi transaksi
– kerangka waktu yang di gunakan untuk mengidentifikasi pergerakan pasar
– manajemen resiko, penggunaan leverage, besaran lot dan penentuan target profit dan batas kerugian.

Trader Harian (atau Intraday):
pada dasarnya entri transaksi dan penutupan dilakukan pada hari yang sama, scalping merupakan salah satu cabang dari tipe transaksi ini yang akan kami bahas lebih lanjut secara terpisah. trader intraday tertarik akan pengambilan keuntungan dalam waktu singkat, mereka tidak harus memantau pergerakan pasar sepanjang hari, dan hanya melakukan transaksi di sesi pasar yang berbeda. menggunakan kerangka waktu yang kecil (1M,5M,15M,30M,1H) untuk mengidentifikasi pola pergerakan pasar. dari sisi manajemen resiko, umumnya menggunakan target keuntungan yang lebih kecil, begitu pula batas kerugiannya, dengan demikian besaran lot yang digunakan lebih besar.dikarenakan frekuensi transaksi yang lebih banyak, trader harian lebih aktif dipasar dibandingkan 2 tipe trading lainnya. dibutuhkan mental dan fisik yang lebih dalam fokus untuk bereaksi terhadap perubahan harga pasar yang cepat.
Pro
waktu analisa yang lebih singkat, mengurangi kemungkinan kerugian yang lebih, tanpa harus khawatir tentang adanya berita ekonomi sebelumnya.
potensi keuntungan lebih cepat : perolehan profit bisa dilakukan di hari yang sama.
perolehan keuntungan lebih cepat : frekuensi perdagangan yang lebih banyak, analisa yang lebih cepat akan memberikan keuntungan lebih secara keseluruhan
pembatasan kerugian yang pendek, tingkat leverage dan lot yang lebih besar dapat berdampak perolehan profit lebih besar meski dengan jumlah pips yang minim.
Kontra
Spread akan berdampak negatif terhadap keseluruhan profit.
potensi kerugian lebih cepat : untuk seorang trader pemula bisa mengakibatkan kerugian akun dihari yang sama.
frekuensi trading yang tinggi bisa mengakibatkan kerugian yang cepat secara keseluruhan jika hasil transaksi negatif.
waktu yang digunakan lebih intensif, jadi tidak disarankan bagi trader yang memiliki kesibukan perkejaan lain.
butuh konsentrasi dan kecepatan reaksi, hal ini bisa sangat melelahkan

Swing Trader
Swing trading merupakan metode yang mengikuti tren jangka pendek sampai menengah, durasi transaksi mulai dari 1 hari sampai 30 hari. seorang swing trader lebih mencari beberapa kali transaksi perminggu dari pada melakukan transakis setiap harinya. menggunakan kerangka waktu 1 jam dan 4 jam (H1 dan H4) dengan konfirmasi di grafik harian (D1) atau grafik mingguan (W1). penggunakan manajemen resiko lebih baik, pada umumnya dengan target profit 300 pips dan batas kerugian sebesar 70 pips. penetapan stop loss seringnya didasarkan pada lonjakan atas ( Swing High) atau curam bawah (Swing low) dari pergerakan harga pasar terdahulu. dengan target yang lebih besar, swing trader akan menggunakan lot yang lebih kecil untuk mengurangi resiko kerugian. tipe trader ini tidak dituntut selalu di depan monitor, atau diharuskan bereaksi cepat, yang mereka perlukan keputusan yang tepat, tetap fokus dan disiplin.
Pro
Manajemen resiko yang baik, profit dalam pips akan jauh lebih besar.
spread tidak berdampak terlalu signifikan terhadap keuntungan secara keseluruhan.
waktu yang diluangkan lebih sedikit, dikarenakan anda tidak dituntut melakukan banyak transaksi. sehingga anda dapat melakukan aktifitas lainnya.
tingkat tekanan stress yang rendah dan tidak harus bertransaksi dengan ritme yang cepat.
Kontra
Posisi transaksi akan terpapar lebih lama, sehingga posisi transaksi akan berubah tiap harinya.
Jalur belajar yang lebih sulit untuk mencapai kesuksesan dalam trading.
waktu analisa lebih lama tiap harinya, untuk memulai entri baru maupun modifikasi transaksi yang ada.
dibutuhkan disiplin yang kuat dan tingkat emosi yang stabil. Seringkali anda akan menjumpai entri posisi yang keluar dari tren pasar tapi dihari berikutnya harga akan kembali ke posisi semula.

  • Popularity3.0
  • Height4.0
  • Dress5.0

Sed hendrerit. Duis leo. Mauris sollicitudin fermentum libero. Vestibulum suscipit nulla quis orci. Mauris turpis nunc, blandit et, volutpat molestie, porta ut, ligula.

4.0Overall Score